Mediatization atau mediatisasi menjadi istilah yang dipopulerkan oleh beberapa ilmuwan dari negara-negara German speaking countries. Dari kata asalnya mediatisierung. Everything is mediated. Media telah menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari. Berbagai praktik dan relasi sosial dibangun dan dilakukan via media. Menurut Mister Stig Hjarvard, mediatisasi merupakan proses di mana masyarakat menjadi semakin tunduk dan dependen pada media. 

technology1

 

smartphone-addiction-illustrations-cartoons-15__605

Demikian beberapa ilustrasinya. Sebagian contoh lain tidak terlalu tampak dalam dua gambar di atas, tapi terjadi pada diri saya sendiri. Mungkin hampir semua kita saat membuka media sosial. Tidak terasa waktu berjam-jam sudah habis untuk mengamati kehidupan orang lain, dalam sekali duduk. Dan itu menjadi ritual harian kita.

Menarik melihat fenomena ini dari perspektif yang disampaikan profesor Morrie. Profesor yang dalam kondisi ‘sekarat’ memberikan banyak pelajaran hidup. Dituliskan Mitch Albom dalam novel Tuesdays with Morrie yang berdasarkan kisah nyata.

“Ketika kembali ke AS, pengadilan O.J. Simpson tengah digelar, dan ada orang yang sampai melupakan makan siang mereka untuk menyaksikan acara itu di televisi, kemudian merekam sisanya supaya mereka dapat menontonnya pada malam hari. Mereka tidak mengenal O.J. Simpson. Mereka tidak kenal siapa pun yang terlibat dalam kasus itu. Namun, mereka menghamburkan hari-hari dan pekan-pekan dalam hidup mereka hanya karena kecanduan rasa ingin tahu tentang drama orang lain.

Aku teringat pada apa yang pernah dikatakan Morrie sewaktu aku berkunjung ke sana: “Kita orang Amerika hidup dalam budaya yang tidak membuat kita sendiri merasa nyaman. Peradaban ini mengajarkan  banyak hal yang keliru. Dan kita harus cukup tangguh untuk berani mengatakan bahwa bila budaya itu tidak sesuai dengan hati, jangan diteruskan.” (p. 44-45)

 

morrie-2

 

 

All Image: Google

Advertisements