Search

Mengenal Indah

Meniti Jalan Kembali yang Lebih dari Indah

Category

Coretan Fiksi

Di Jantung April

(“We know what we are, but not what we may be.” International Literacy Day. Tema ini mengajak teman-teman untuk membuat puisi (poem, poetry, haiku) dengan menggunakan Bahasa Indonesia. Puisi karya pribadi, memiliki judul, dan tidak pernah dipublikasikan di media online, media massa, dan atau medium publikasi lainnya.) -Admin BBKU-

Continue reading “Di Jantung April”

Advertisements

Waktu

Waktu yang ada selalu jauh lebih sedikit daripada kewajiban yang menanti kita.

Kadang kupikir waktu adalah pedang paling tajam di dunia. Kita bisa menjadi pemenang jika menguasainya atau kalah jika dikuasainya.

Continue reading “Waktu”

Tunggu

Hey, aku ingin bercerita. Kuharap kau mau sabar mendengarkan. Tidak berniat cepat mengganti topik. Atau kau tidak? Kurasa kau iya. Kau masih mau mendengarkan aku bicara. Tapi tunggu. Kita perlu menghitung 86.400 detik saja. Atau sebenarnya hanya 1 pergantian malam. Mari lebih sederhana.

Continue reading “Tunggu”

Desa Jari-Jari

Di suatu sudut di dunia ini, ada sebuah realitas yang nyaris tak kasat oleh mata manusia. Dia adalah kehidupan para peri jari. Sesuai namanya, peri-peri jari tak neko-neko, dinamai jari karena memang tubuhnya seperti jari manusia. Seluruh tubuhnya jari, dari ujung “kaki” hingga ujung “kepala”nya. Dia berjalan dengan jari, bernafas di dalam jari, ber-ekskresi lewat jari, dan seluruh hajat hidupnya disalurkan lewat tubuhnya yang wujudnya menyerupai dua jari manusia.

Continue reading “Desa Jari-Jari”

Gelisah

Persiapan menghadapi gelisah yang mungkin datang kemudian. Tentangnya yang aku maknai setahun lalu. Dituangkan dalam beberapa bait yang seringkali membuat gagal tidur. Di malam yang terlanjur larut. Hampir setahun, dan memoriku menguat pada rentetan penamuannya. Bagaimana setelah ini? Yang jelas, rumahku sudah berbeda.

Continue reading “Gelisah”

Dalam Seperempat Abad

Adalah manusia yang menuju kesimpulannya

Adalah manusia yang baru memulai hidupnya

Adalah manusia yang pernah bermimpi menjadi bintang

Sekaligus meredupkannya dengan pemakluman

Continue reading “Dalam Seperempat Abad”

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑

kubikberjalan

Merenda Cerita dengan Aksara

Saya Bukan Maling Jemuran

Orang baik-baik yang suka menulis hal yang buruk-buruk

ikhwanuddin

a place to escape

tjapbanana

Stay Classy!

jakafarihtian

dream more, pray more and study more

remehtemeh

intaniabaik

Fragments

daily crumbs

.: Petualang Kehidupan :.

Hidup ibarat berpetualang, memerlukan bekal yang cukup untuk mencapai tujuan. Jika surga tujuanmu, sudah cukupkah bekal yang kau siapkan??

Journey of Sinta Yudisia

Writing is Healing. I am a Writer & Psychologist.

Sustainable Hopes

.: Ketika Harapan Adalah Energi Kehidupan :.

Kerjapsenja

Hidup itu seperti senja hanya sekerjap saja

Dewi Nur Aisyah

Sejernih cita, Sebening asa, Merajut cerita

Cerita Assa

L'amour Va Trouver Sa Place à S'ancrer Par Lui Même

Perjalanan Membintang

Mari Membintang Bersama, Karena Bersama Jalan Lebih Terang

BINCANG MEDIA

Blog Iwan Awaluddin Yusuf