Ada sampan kecil
Yang mengapung di atas air
Bersama sampan-sampan lain
Mereka bercengkrama
Mengikuti gerak komunal ke satu arah 

Si sampan kecil tidak di depan
Tidak juga di belakang
Tetapi agak di tengah
Yang kadang agak belakang, kadang juga agak depan
Tergantung apa yang menjadi topik perbincangan
Mereka bercengkrama
Sampan kecil menjadi pengikut setia

Begitulah sampan kecil melewati hari-hari yang berganti
Sampan kecil mengayuh kencang tangan dayungnya
Mengejar sampan-sampan lain yang lebih besar
Agar tidak tertinggal di belakang
Nanti dia tak bisa pulang

Hingga suatu siang ada yang mengetuk-ngetuk perut sampan kecil
Seperti benda kecil
Tuk..tuk..tuk..
Menimbulkan bunyi benda yang bersinggungan dengan kayu -bahan baku pembuat sampan kecil-

Sampan kecil berbalik badan
Di atas air yang tenang, ada sebotol kaca
Sampan kecil mendekat
Wow… dia bukan botol kosong biasa
Di dalamnya ada sebuah kertas

Botol kaca!
Ahh, dia mengingatkan sampan kecil pada masa lalunya
Saat seorang gadis kecil sering menaikinya di dekat pesisir
Saat itu, dia membantu sang gadis kecil
Melepaskan surat-surat yang dia tulis dalam botol kaca
Pasrah dibawa ombak, jauh entah kemana…

Tiba-tiba lamunannya buyar tersentak
Dari belakang arus menguat
Botol kaca terbawa ombak
Jauh meninggalkan sampan kecil
Ke sebuah pusaran air

Tanpa banyak berpikir sampan kecil mengikutinya
Meninggalkan rombongan sampan yang masih bercengkrama

Tentu saja sampan kecil ingin tahu
Siapa botol kaca itu?

Apakah dia botol kaca sang gadis kecil?
Ataukah botol milik yang lain?
Dan apakah isi surat di dalamnya?
Ada puluhan surat yang sudah dilepaskan gadis kecil selama bertahun-tahun
Mengapa dia begitu senang melakukannya?
Adakah salah satu surat itu yang tertuju untuk sampan kecil?

Banyak banyak sekali pertanyaaan
Yang ingin ditemukan jawabannya oleh sampan kecil
Yang mungkin menyimpan sebuah rahasia tentang hidupnya

Dia menoleh ke belakang sebentar
Rombongan sampan telah jauh berlayar ke arah lawan
Dengan berat, sampan kecil meninggalkannya
Mengikuti botol kaca ke pusaran arus
Untuk membuka sebuah tanda tanya besar di masa kecil

Jakarta, 28 April 2016

Advertisements