Susahnya menjadi perempuan

Masalah setitik tampaknya bak lautan

Masalah selesai pikiran tak juga redam

Bila belum ada kepastian terang benderang

Susahnya menjadi perempuan

Sulit membedakan yang perasaan dan pekerjaan

Tak sekejap bisa mengerem

Malah sibuk mencari teman tempat curhatan

Atau kalau tidak ada, berdialog dengan diri sendiri

Sampai berhari-hari

 

Makin ke sini kok aku makin merasa jadi perempuan

Atau ibu-ibu rumahan

Mungkin karena miskin kerjaan

Rumah –maksudnya kosan- adalah surga dengan koleksi buku yang sudah jadi gunungan

 

Ada gelas piring garpu kotor teman kosan

Aku cucikan

Ada sampah yang bertebaran

Aku singkirkan

Tapi kamar sendiri seperti kapal terhantam karang lalu karam

Mungkin sudah bawaan lama tahan yang berantakan

Bukan gitu juga sih, hanya pengin cepet ambil kalau barangnya lagi dibutuhkan

#ngeles

 

Tapi siapa yang nggak mau jadi perempuan?

Di Alquran tak ada surat bernama Ar-Rijal

Adanya An-Nisa artinya perempuan

 

Perempuan mau masuk syurga?

Cukup 4 syarat dia pegang dan tunaikan sampai nyawa teregang

Sholat 5 waktu, apalagi ditambah yang sunnah yang lebih banyak waktunya

Puasa di bulan Ramadhan, ini juga masih ada keringanan untuk beberapa keadaan keperempuanan

Melayani suami dengan sepenuh hati, bagi yang sudah bersuami, bagi yang belum bisa ke orang tua #makin berat #belumbisabaikbaikjalaninnya 😥

Menjaga kehormatan diri, ini yang makin susah di jaman sekarang, girls. Ya Rabb… :’’((

 

Memang cuma 4 sih, tapi makin lama makin banyak perempuan yang tak mampu tunaikan

Sudahkah kita?

Huhuhu huhuhu syedih rasanya

 

Makin banyak virus sakit pemikiran

Yang goyahkan 4 misi utama perempuan

Makin lihai tangan-tangan berkuasa manfaatkan perempuan

Eksploitasi terencana besar-besaran

 

Kok jadi bahasannya ke sana?

Aku juga bingung

Tadi mau ngomong apa

Aku juga lupa

 

 

Jakarta, 2 Mei 2016

 

 

Advertisements