“Di dunia ini, kita berenang di dalam lautan tanda-tanda.” (Pak Kris Budiman, budayawan, dosen KBM UGM, di suatu kuliah semiotika)

“Semua yang ada di dunia ini adalah ayat Allah. Secara harfiah, ayat berarti tanda. Bahkan kecoa, kecoa yang terlentang, semut, semut yang mati, daun yang gugur.” (Ustadz Syatori Abdurrauf, di kajian Nurash tadi sore, kudengarkan lewat streaming)

Allah ciptakan ayat-ayat-Nya agar manusia mengetahui betapa agungnya Ia, bagi orang-orang yang mau berpikir. (Alquran)

Menarik jika pemahaman pak dosen dikolaborasi dengan ayat Allah tersebut. Setiap nafas kita tidak akan lepas dari dzikir. Karena setiap makhluk tenggelam di dalam kasih sayang-Nya.

 

[sebuah status Facebook. pengingat diri]

Bantul, 17 September 2018. 21.05

Advertisements