Hari Bumi. Hari planet kita. Hari tempat hidup kita. Hari rumah kita.

(Membayangkan sejatinya kita berada di rumah yang sama, bukankah menyenangkan? Seperti sebuah keluarga yang tinggal di satu atap yang sama.)

Untuk menjaganya, kita harus mencintainya. Untuk mencintainya, kita harus mengenalnya. Hanya manusia, makhluk hidup yang bisa melakukannya. Hanya manusia, makhluk yang bisa melakukan kerusakan atau memakmurkannya.

Karenanya, manusia harus sadar. Tentang rumah yang sedang ditumpanginya. Mengenalinya, memahaminya, ikut merasakan sakit dan lestarinya. Mengerti apa yang dibutuhkan dan terlarang baginya. Tidak malah mengeksploitasi demi pemuasan nafsu pribadinya. Serakah. Lebih bedebah daripada hewan, yang tidak pernah berlebihan.

Ah, aku hanya bisa mencintainya dengan sederhana. Mengurangi penggunan energi, mengurangi makan daging, mengurangi kantong plastik, mengurangi jejak ekologis, membeli produk lokal, menanam di kebun sendiri, memilih sampah rumah tangga, membuang sampah pada tempat yang semestinya. Setidaknya itu dulu. Kalau terlalu banyak nanti aku lupa. Kalau lupa, apa gunanya jadi manusia.

Bantul, 10 April 2017

22.18

Advertisements