Judul : Rumah Nuansa Islami
Penulis : Anjar Primasetra
Tebal : 115 hal
Penerbit : Griya Kreasi

Sudah banyak buku-buku arsitektur bertemakan desain rumah islami, namun sulit menemukan yang menyajikan desain realis atas konsep rumah islami tersebut. Tidak seperti buku yang berjudul “Rumah Nuansa Islami” ini. Jangan dikira anda hanya akan disuguhi dalil dan teori mengenai konsep rumah islami dengan ilustrasi gambar seadanya. Setidaknya begitulah yang saya alami dari membaca buku yang bertemakan serupa sebelum membaca buku ini. Di buku ini, anda akan mendapatkan banyak tips yang mudah diterapkan karena dilengkapi dengan ilustrasi tiga dimensi, untuk menyulap rumah anda menyerupai suasana di surga.

Memang setelah saya amati, perbedaan buku ini dengan buku-buku bertema desain rumah islami pada umumnya terletak pada latar belakang penulisnya. Buku-buku bertema serupa ternyata banyak disusun oleh penulis yang tidak memiliki latar belakang pendidikan arsitektur, sehingga minim ilustrasi desain dan padat akan uraian teoritis. Padahal arsitektur tidak banyak berbicara dengan teks, namun kenampakan visual. Setidaknya hal tersebut telah melekat dalam pikiran sang penulis buku ini, Anjar Primasetra, yang memang merupakan lulusan Arsitektur dari Universitas Gadjah Mada.

Dalam buku ini, anda akan menemukan antara teori tentang konsep rumah islami dengan ilustrasi visual yang disajikan berimbang. Arsitektur tidak muncul seperti sulap, namun arsitektur merupakan gubahan massa yang berawal dari norma-norma nilai yang berupa sosial, lingkungan, dan perilaku manusia. Rumah Nuansa Islami, berusaha menampilkan transformasi nilai-nilai Islam yang mengarah kepada puncak tertinggi kenikmatan, yaitu surga, ke dalam rumah tinggal yang dapat dilihat dan dirasa. Tentunya nilai-nilai konsep surga yang berlandaskan Al-Qur’an dan As-Sunnah (Hadits). Itulah nilai-nilai absolut yang dapat membuat jiwa dan hati menjadi tenteram.

Buku yang diterbitkan oleh Penerbit Griya Kreasi ini dibagi menjadi enam persil. Pada persil pertama dan kedua secara garis besar dibahas mengenai makna “rumahku surgaku” serta gambaran hunian serupa di surga yang mengacu pada gambaran surga dari beberapa hadits dan ayat-ayat Al-Qur’an. Dijelaskan dalam buku tersebut bahwa rumah yang serasa surga haruslah berawal dari rumah tangga penghuninya yang memiliki visi menuju surga. Tentu saja rumah tangga yang menjadikan tauhid sebagai landasannya, Allah sebagai tujuannya, dan Islam sebagai pedomannya. Baru kemudian rumah tinggal sebagai wadah aktivitas menuju surga mampu memberikan suasana yang nyata didukung oleh desain yang baik.

Pada persil ketiga hingga kelima, disajikan berbagai tips yang bisa diterapkan dalam merancang rumah islami. Mulai dari tips dasar rumah islami, tips desain bangunan dan eksterior rumah islami, serta tips desain interior rumah islami. Pembaca akan tersadar bahwa konsep rumah islami sangat dekat dengan nilai-nilai alamiah yang berpadu harmonis dengan sifat dasar manusia sehingga memunculkan perasaan tenteram. Nilai-nilai alamiah itu seperti peletakan taman di dalam rumah yang bisa mengurangi kompleksitas antar-ruang sehingga rumah terkesan luas. Selain itu juga mengoptimalkan pemakaian cahaya dan udara alami untuk menghemat energi.

Pada persil keenam, yakni persil terkahir dari buku ini anda dapat menemukan rancangan aplikasi desain rumah islami lewat denah-denah yang ditata apik di atas berbagai macam lahan, yakni sempit (60m2), sedang (120m2), maupun besar (200m2). Sangat inspiratif dan aplikatif, melalui sebuah buku seperti menemui sang arsitek secara langsung. (ahs)

isi buku 1
denah rumah type 36 pada umumnya, taman dalam di kiri utara (kiri) denah rumah type 36 dengan konsep taman dalam berada di tengah sehingga bersifat komunal dan mengurangi kompleksitas ruang (kanan)
isi buku 2
aplikasi rumah konsep islami di atas lahan sedang
Advertisements